Teruntuk jumpa yang tak sampai

Sumber gambar: WallpapersWide.com Pun dalam penghujung tahun ini, mulai aku jemu mengguratkan cerita mengenai pengembaraanku bersama kawan-kawan anak gadis dan bujang di tanah Eropa ketika langit senja memeluknya begitu erat ketika ku memutuskan bersauh pada hamparan rumput-rumput bergoyang ataulah ladang bunga bersama sepetak telaga buatan pemantul bayangan taman langit. Di bibir telaga inilah beragam kisah aku awali teruntuk tiga (terkadang empat) anak dara cantik sambil mereka mengurut paha kanan-kirinya. Cantik, aduhai aku katakan bila diberi celah untuk memuji keelokan garis wajah para anak gadis tersebut. Dan tatkala cerita menemukan epilog, kembali aku meneruskan perjalanan mengucap selamat tinggal pada bayangan taman langit dalam suatu senja nan indah. Tiada aku tahu, mesti di titik mana lagi aku bersauh lepas menempuh perjalanan panjang. Seperti apa pun bagaimana kisah bersauh tertulis mesti, jua cerita apa yang ingin ditepikan pula dengan siapa aku berce...