Dan, tetap aku di sini
Sumber gambar: Hipwee Gemericik air sungai, dalam fraksi sepersekian detik menari-nari memecah lorong kesunyian yang tercipta di bayang-bayang taman langit senja hari ini. Semilir angin melambai sedemikian cepat, pertanda semilir angin sepenuh jiwa berpihak pada langit senja. Dan di ruang waktu yang bersamaan jua, aku terduduk bersandar ke sebilah batang pohon yang tertancap sekian tegaknya melingkupi segelintir ilalang kecil yang menari bergoyang. Hampa sesosok tunggal tak pernah merenungi senja ditemani kawan-kawan terbaik lagi sampai hari ini pun lepas anjangsana bulan lalu. Beberapa minggu sebelum berpisah dengan tahun lama. Dan, tetap aku disini. Tiada pernah beranjak mengarungi bumi menuju sudut lainnya. Padang rumput Eropa tak lain tak bukan adalah tempat terbaik bagiku 'tuk beristirahat melepas penat dikarena hembusan anginnya yang tampak begitu sempurna ketimbang padang rumput di kota satelit. Mulanya sudah kubayangkan andai padang rumput kota sate...