Filosofi Awan Pagi
Penggalan kisah ini bermula ketika seorang guru muda melangkahkan kaki dan mendudukan tubuhnya di kursi milik gerbong kereta light rapid transit alias LRT. Setengah tahun menjalani hari-hari sebagai seorang guru bahasa Jerman, ini adalah kali pertama kalinya sang guru muda tersebut pergi menggunakan Kereta LRT dari rumahnya di dekat Jalan Dago ke Padalarang, tepat dirinya mengajar. Namun, kali ini bukan Kereta LRT-nya yang akan diceritakan. Melainkan sepenggal kisah mengenai filosofi awan pagi. Usai fajar menyingsing, aku terduduk di dalam salah satu gerbong kereta LRT bersama banyak orang di sekitarku meskipun diriku tak mengenal siapa mereka. Kereta bergerak perlahan, meninggalkan halte pemberhentian dan berlari menembus batasan geografis dan administratif Kota Bandung. Sesekali, aku mengarahkan pandangan pada jendela kereta dan melihat suasana Kota Kembang Bandung di luar sana. Ribuan bahkan jutaan kendaraan berlalu-lalang melintasi jalanan sambil sesekali membunyikan klak...