Pagi untuk manusia berjiwa sabar

Sumber gambar: wallpaperhdbase.com Fajar menyingsing seiring dengan tersingkapnya berlembar-lembar halaman dari sebuah buku agenda hitam milik seorang guru muda di tengah hamparan rumput-rumput bergoyang hari ini. Ingatannya melayang pada sepenggal pagi saat sang guru muda masih terhitung menjalani masa remajanya, tepat saat ia jatuh cinta dengan seorang gadis belia di bangku sekolah menengah atas. Sesekali angannya terbang melayang pada garis wajah si gadis bunga bersamaan dengan hadirnya manusia-manusia berjiwa sabar sebagai guru abadi selama nafas dihembuskan di muka Bumi. Tempat sekeliling aku lirik dengan hasil tiada seorang pun di sana termasuk Stevie sekalipun. Tumben dia tidak hadir di sini, batinku seorang diri. Ah, sudahlah biarkan ia menikmati fajarnya seorang diri dengan bebas kemudian aku terduduk sambil membaca coretan di buku agenda. Baju batik hijauku seperti tersapu oleh angin sedangkan celana serta sepatu hitam kubiarkan menyentuh tanah be...